November 15, 2007

as i devoted to you

117090b As I devoted to you, I wouldn’t trade you for blossom nor bullion

A word swiftly manifest to her sense, “why?”

“sugar, I was born with soil as the cradle, certainly, am proficient to nourish my spirit with valuable things under the sun”

“Ever heard of aging?"

"If your skin was soil how long do you think it would stay the same? it would be forever"

"then how do you see the million tears and lightning bolt of me?"

"Hey, I’m your frog, remember? My voice that make it rains  candidly, he needs your kiss to make him human"

"and boredom…?"

I worship the boredom

“I don’t buy it”

Inauguration_002 "Oh you don’t  perceive it, do you? we, in reality, do the routine from day touch the night and the night say hello to sunshine. surely we can’t evade it but face it, but with you… the boredom won’t be bitter any longer , turns out to be bittersweet"





Now you understand by then, I wouldn’t trade you for blossom nor bullion


 

                            

October 28, 2007

A nice way to numb the mice i chase in this head

250pxtreessky On my darkest of virtual soreness
I made the perseverance by conquering the other nonexistence
my career in flight of vagueness has touched million hours
but still halfway through while breeding circumstances kept calling to ground my flight
my friend of pessimistic whisper like the wind of sunset near the shore “there's no way to numb the mice inside your head. It consumes you to final breath”

Moshing... for the loathe of tranquility

No093

What do you mean, "I don't support your system"? I go to court when I have to.
What do you mean, "I hurt your feelings"? I didn't know you had any feelings.
What do you mean, "I ain't kind"? I'm just not your kind.
Peace sells but who's buying... Dave Mustaine


Beberapa hari yang lalu Jakarta kedatangan Megadeth, band yang di awal dekade 90an sebagai salah satu icon kebangkitan musik rock america yang murni sekaligus sebagai penanda karakter baru lepasnya musik america dari belenggu trend UK dengan distorsi tebal & beat yang lebih cepat plus diwarnai dengan aksi penonton yang juga tak kalah serunya, yoi, headbanging, stage diving dan moshing.

15 tahun yang lalu saat adrenalin masih penuh untuk stupidity dan pewarnaan karakter. Moshing adalah salah satu impian gue terjun dan terbentur dengan crowd. Dan kemaren gue, safik dan beberapa temen2 mantan metalhead telah mewujudkannya, alhamdulilah, one dream at the time terwujud.

No104 Bagi yang belum tau apa itu moshing, bisa lihat disini. Beberapa orang yang melihat aksi itu pasti shocked dan hanya melihat sisi berangasan aja dimana orang menari dengan pukul2an  saling melempar badan ke penonton lain membentuk eye of tornado  dan semakin berangas sesuai dengan beat musik yang dilantunkan.
Lagu lagu dari album rust in peace seperti holy wars,  take no prisoners bener bener membangkitkan kebrutalan penonton.
Yang menarik dari moshing ini adalah perilaku penonton yang brutal tapi tetep terkontrol tanpa emosi, padahal body & muka benjat benjut, ga ada tuh dendam & jadi berantem padahal tariannya sendiri tarian berantem.  Tentunya ga pake emosi, karena semua punya kesadaran yang tinggi bahwa ritual ini dilakukan untuk penghargaan buat idolanya dan pelepasan sisi beringas manusia.


Dan seharusnya pemimpin negri ini belajar  dari fenomena ini, kenapa bisa barantem tapi tetep akur dan tetep seirama meritualkan tarian melepas beruang di dalam jiwanya

Thanks Mustaine for great work of cynical ,  now I'm safe in the eye of the tornado
25102007001_1  







June 05, 2007

Falling into infinity (my girl behind the mirror)

Ma_copine_2 Feels like she's so close, I can even feel her breath touching my face
murmuring with her daily words,

"I love you dear and it feels better everyday, I even sing the words in my ride to the office with my latest oma bicycle blissfully”

 


still,... she's behind the mirror, falling into infinity

 

Damn you Newton to formulate Law of Gravity

from now on I condemn you, It won't work for me or her either!
You're the asexual one, how dare you're embracing us to imply it to our love?




God,
please send me a scientist to break his formula, or rocker?


 

April 03, 2007

All you need is love

LovePembicaraan dengan Yani masih saja meng-echo di kepala. Padahal sudah berselang setahun. Saat itu kita lagi mencari definisi cinta *aduh, kalo denger kata cinta jadi dangdut,  diputuskan saja memakai kata love* yang  ujung ujungnya balik lagi dengan  triangular theory of love oleh om Robert Stenberg.


Cukup memuaskan akal untuk mendeskripsikan love dengan teori Dia walaupun pencarian hal itu tidak akan pernah usai karena love  semata  pinjaman dari sorga dan jika ingin memilikinya ya, menurut gue harus masuk sorga sih.

Bahwa derivasi dari love itu, mengacu kepada pikiran om stenberg, merupakan bentukan satu, dua atau tiga aspek yang berinteraksi satu sama lain yaitu intimacy, Passion & Commitment.

Cara memakainya?
Tariklah garis membentuk segitiga dan letakkan masing masing kata tersebut dimasing-masing sudut. Akhirnya diperoleh 7 derivasi dari love.
Triangular_theory_of_love_2
1. intimacy
Dua orang yang men-share mimpi dan rahasianya. cenderung kepada sahabat sejati. Fasa ini tidak meletakkan aspek passion dan obligasi macem macem

2. passion
Persis seperti love at first sight

3. Commitment
seperti perkawinan zaman kakek nenek  yang kawinnya  lebih banyak di kawin diatur ato dijodohin oleh keluarga

4. Intimacy + Passion = romantic love
Kalo nonton pelem hollywood, hampir semua ceritanya begini, memadukan hasrat dan keintiman

5. Intimacy + Commitment = companionate
Dapat digambarkan seperti perkawinan yang  cukup berumur, passion sudah tidak  ada lagi tetapi, memikirkan anak dan ikatan perkawinan membuat mereka/pasangan tetap mempertahankan status ini. Kebanyakan akhirnya yang sudah lama menikah, merasa ada sesuatu telah hilang dalam perkawinan mereka. Ini yang membuat orang cenderung mencari  atau menambah lagi pasangan dan kemudian orang yang mencari pasangan baru itu masuk ke dalan status ke 6 yaitu:

6. Passion + Commitment = Fatuous love
di-drive oleh passion yang membuat tetep mempertahankan perkawinannya

7. Intimacy + Passion + Commitment = Consummate love
The real love. *emangnya gampang??*

Seringkali mendengar pernyataan dari sekitar seperti "kok gue ga cinta lagi ya  dengan pasangan gue?" atau "something missing in my marriage/relationship" Penjelasan untuk ini telah dimantapkan oleh riset Om Robert Winston dari Smithsonian Institute untuk aspek Human.
Om Winston menerangkan secara biologi ketika orang sedang jatuh cinta (pastinya melibatkan lust & intimacy, see no 4) di otak  melepaskan kimia yang berfungsi seperti amphetamines yang menstimulasikan efek puas, senang dan juga mengontrol detak jantung. Dalam risetnya, Efek  ini hanya bertahan satu setengah tahun sampai 3 tahun.That's why pernikahan di tahun tahun seperti ini kritis. 


So, kembali lagi kepada definisi love, perdebatan sering muncul  untuk satu kata ini antara mahluk realita dan mahluk cita-cita. Seperti yang sering kita didengar dari sinetron,
"Cinta, cinta. Emang hidup bisa dengan cinta? "
atau juga "Cinta  ga bisa memberi tempat tinggal, sayang" ucapan salah seorang mahluk realita.

Dan kemudian mahluk cita-cita merespon  dengan
"Yang penting aku mencintaimu kan? biar sepiring berdua, aku tetep bersamamu"
*prett...*


Bukankah dua duanya menjadi tolol mendebatkan itu?
Love is one thing you have to achieve tangibly & subtly, tidak bisa dilepaskan satu dengan yang lain. Namun sekuensnya  mungkin perlu dibenerin. Jadi peroleh dulu Love kemudian  bekerjalah untuk love itu agar bisa hidup.

"Life is to love someone then make it real by work or anything else tangible" - opung gue

Bagaimana jika di-skip saja term of love-nya atau menyusul deh kata love itu. lebih baik mengerjakan yang nyata nyata saja seperti bekerja, atau menikahi pasangan yang bibit bebet bobot yang jelas walaupun ga cinta, kan bisa juga?

Bisa, dijamin akan seperti forrest gump yang lari bermil-mil jauhnya dan tiba tiba berhenti karena dia kehilangan sesuatu yang tidak bisa didefinisikan.
Tentunya tidak diinginkan kehidupan seperti itu, manufakturing, zombie atau  juga semut  *semut?*

Terakhir, gue sendiri  lebih suka mendefinisikan Love itu sebagai harapan  yang membuat hidup. Tanpa itu, bukan hidup namanya. 






"all you need is love, love is all you need..."  The beatles


February 20, 2007

Obviously you lied

"It's just another story of complicated love affair
for you it's just one of your games
and it seems no one else to complain
then my songs would be out of tune..."

-Jakobians-

There was a certain time when people got so hype & no strings attached. I have one too. It was the age of Jakobians
For me, one big step I’ve ever made was having a band sharing the same dreamed, to be a rock star! and only by then, We can spread the love in the air  *ck ck ck… tulusnya kami zaman itu hahaha*

It’s wonderful reminding the old days yet, still it’s my best lullaby.

Some of my friends asked me to share the lyrics and tablature for songs we've ever made. well, here it is as you wish dude....
To my surprise -i just realize it by now-, our songs  was way contrary to our daily life at the time. We lived so (we called) hype lulls, seize the day & mediocrity kills but when it came to lyric,

extracting the infinite sadness...

 

 

Obviously You Lied

Music by Jefry
Lyric by Joko

 

Intro: Bass F#min to G#, Bmin A bass B, D bass F#, G ] 2x

Bass F#min to G# Bmin   A bass B D bass F#  G
it wasn't easy to break it

Bass F#min to G# Bmin  A bass B  Fmin  G
It wasn't made from my vein

Bass F#min to G#  Bmin   A bass B D bass F#  G
but then you came, took off the shame

Bass F#min to G# Bmin  A bass B  Fmin  G
i thought it was when I found it.

F#min                                                          Asus2         Emin   G
then no thorn could give me no pain...

 

Ref:
C                                                   Gsus4            D

mine could be something in your hand
D                         C
but obviously you lied
C                                             Gsus4                  D
time proved me wrong to feel this way
D                                         C
'cos obviously you lied


Bass F#min to G#  Bmin   A bass B D bass F#  G

it's just another story

Bass F#min to G# Bmin  A bass B  Fmin  G
of complicated love affair

Bass F#min to G#  Bmin   A bass B D bass F#  G
for you it's just one of your games

Bass F#min to G# Bmin  A bass B  Fmin  G
and it seems no one else to complain

F#min                                                          Asus2         Emin   G
then my songs would be out of tune...


back to Ref:
Solo guitar

Who's (gonna) stay until the last dance?


Ref 2:
C                                                   Gsus4            D
mine could be something in your hand
D                         C
but obviously you lied
C                                                   Gsus4            D
time proved me wrong to feel this way
D                         C
'cos obviously you lied
C                                                   Gsus4            D
it's not something that I can bear
D                         C
but it looks like a perfect sign
C                                                   Gsus4            D
when the world I knew had gone away

Bass F#min to G#  Bmin   A bass B]2x  D bass F#  G

'cos obviously you lied…

 

Bass F#min to G#  Bmin   A bass B D bass F#  G
it was easy to shake it

Bass F#min to G# Bmin  A bass B  Fmin  G
you see it has been half empty

Bass F#min to G#  Bmin   A bass B D bass F#  G
but no, it's you I've been waiting for

Bass F#min to G# Bmin  A bass B  Fmin  G Bmin
you bare the last skin I had...



(taken from the vault of 1999)

February 09, 2007

Susahnya untuk bahagia: Anna Nicole Smith (1967-2007)

Nowshesdead_2 Rest in Happines
Anna Nicole Smith (1967-2007)
“In loving memory of our mockery icon
So innocent, eyes open wide





Akhirnya ketemu juga  pengukuran kuantitatif untuk kebahagiaan, membuat gue berkesimpulan masih banyak orang yang waras dan baik hati mau repot untuk hal ini.
Namanya  A survey method for characterizing daily life experience: the day reconstruction method. Hasilnya dapat dilihat pada tabel di bawah. Mengenai akurasi dan cocok tidaknya dengan kondisi demografi, diserahkan pada masing-masing saja

Pos_affect_4Hasilnya masuk akal juga pada akhirnya, menurut gue.

Hubungan yang intim memberikan pengaruh yang terbesar dibanding beberapa item yang disandingkan. Sayangnya hanya bertahan 12 menit? Hahaha… lucu juga nih survey.
Bisa jadi ada hubungannnya dengan para responden yang membayangkan hubungan sex mereka rata rata dibawah seperempat jam.

Item bekerja -untuk hal ini gue setuju banget jika kerja dimasukkan sebagai unsur kebahagiaan-yang menempati posisi ke-15  memberikan efek yang berdurasi panjang, hampir 7 jam coy!
Jadi kalo lagi bete, ada baiknya tenggelamkan dalam kesibukan kerja daripada menenggelamkan Jakarta (hehehe… masih bete kebanjiran)

Shopping, sesuatu yang digemari daughter of eve, memang bisa memberi  kebahagiaan, tapi cuman bertahan kurang dari setengah jam. So, Ladies, kalo belanja sana sini , tengok kanan kiri  (I rhyme, damn good!) jangan lebih dari setengah jam, sisanya pasti ga fun lagi.

Fenomena yang lain (on the phone, eating, interaction w/ partners etc) silahkan di oprek sendiri  apa yang  bisa menggelitik pikiran lo

Sayangnya perilaku negatif tidak dicantumkan sebagai faktor yang memberi kebahagiaan.

Apa?? Nge-bully, balas dendam, menyiksa, mengejek memberi kebahagiaan?

Ehhmm, sepertinya iya, kan disitu  ada memberi kepuasan dan kemudian kepuasan itu sendiri menghasilkan kebahagiaan. 

Anyway, gue ga mau terjebak di item-putihnya jahat dan baik. Yang pasti RIP-nya Anna Nicole Smith membuat gue tidak bahagia.
Salah satu clown dunia kecantikan fisik telah tiada!
039_16022_1
Sebagai lelaki tidak belok, pasti adalah tergoda kepada pabrikasi fisiknya (tapi ada yang bilang dadanya aseli). Apa sih yang tidak diplastikin ama dia, gue rasa anal bleaching pun sudah dilakonin dia *lol*

Terlepas dari kontroversinya sebagai janda milyuner salah satu raja minyak di US dan posenya yang mengimitasikan Marilyn Monroe (ironi, yang kemudian matinya Marilyn juga diimitasikan dia), Anna telah jujur untuk berlakon sebagai badut yang memuaskan hasrat lelaki meng-objek-kan wanita.
Sekali lagi, gue bukan pro wanita sebagai objek, hanya menilai kejujuran dia untuk itu. Analoginya dengan band Radja yang sadar atau tidak sadar bangga banget sudah menjadi badut dunia musik kita.   Mungkin orang orang seperti Anna dan Radja ga mempan kali dengan hirarki Maslow bahwa manusia akan menuju ke arah aktualisasi diri  sebagai supremasi hidupnya (where money’s no longer interested than self actualization)
Dan tempatnya Anna masih terhormat daripada Ayu Azhari dan adik adiknya yang masih denial dengan karakter yang dimainkan mereka (neng, ga ada bangkai yang ga bau)

Salah satu ucapan Anna yang membuat gue geli

"He wanted to make me happy. My wish was his command."

-Anna Nicole Smith on her late husband -

kurang tacky apa lagi?

Kembali ke cerita Kebahagiaan, itukan menurut versi gue. Tentu gue bahagia selama   dia ada di bumi, berhasil membuat senyum sinis merendahkan  dan nafsu bersatu dalam satu paket (mungkin ini sebagai efek kapitalis, the bigger the better?).
Apakah dari sisi Anna sebagai manusia dia bahagia? Walahualam, biar dia ajalah yang berurusan dengan penciptanya. Ironi lagi, kata orang Life is begun at  40 but at 40 she just passed away

Akhirnya ucapan temen gue juga yang tepat untuk menemaninya berangkat

"Goodbye Anna Nicole Smith, Tackiness & Mockery don’t have a meaning without you..."









Ashes to ashes…   
Dust to dust…

February 07, 2007

TRIVIAL (selamat datang banjir, nikmati hidangan jalanan, rumah, tikus got dan mobil-mobil kami)

No834Udara dingin gara-gara hujan berkesinambungan  berhasil membuat gue seperti  nyamuk yang  gerakannya semakin melambat saat temperatur merendah, semakin mudah di tepok. plakk!


Yo'i, banjir bukan barang baru di Jakarta. Biasanya gue khawatir tapi tidak untuk saat ini. Soalnya gue baru kehilangan sohib yang baru baru ini berangkat ng-arab  (tak doaken selamet dan ga disetrika ya, bosse   - amien)  Ceritanya setelah gue nganterin si sohib, sorenya dilanjutkan driving bersama temen temen yang lain, berpura pura kalo banjir tidak ada dan malemnya ke apartemen temen lama tapi baru yang disana dia sudah ditemenin ama si 'gadis merunduk-padi'. Kalo suasana gue 'cerah' biasanya akan dengan antusias ngalor ngidul dengannya. "Maaf ya, gadis merunduk-padi, lo cantik kok malem itu"

(Trus apa hubungannya cerita kronologis harian ini dengan banjir?
terusin aja bacanya)




No851_1Temen tongkrongan gue  sempat bertanya, "Emang ga ada obatnya lagi ya buat Jakarta, akan selalu begini terus?"
Pertanyaan begitu, gue akan selalu bingung menjawabnya, ribet sih.

Gue biasanya memberi gambaran kalo Jakarta itu di design dengan saluran terbuka oleh Kolonial dulu dengan asumsi kapasitas penduduk 1,5 juta bersama anak sungai yang ada. Sekarang Jakarta udah bunting coy, 11 juta penduduk plus anak sungai yang sudah menyusut  lebih dari 50% (angka detailnya tanya ama orang landscape) ya terang aja kalo banjir,  melulu.

Trus, Kalo banjir, PAM kok mati?  ya iyalah, pompanya juga kelelep, gimana mau ngisep?  Bukan PAM aja, telekomunikasi, PLN Kabeh deh sadayana infrastruktur.

Trus, ga ada solusi dong? ada, namanya solusi Trivial. Bisa ditulis bentuk solusinya tapi ga gampang direalisasikan.
Jadi paling tepat jawaban ini adalah ucapan bang Yos "Ya kita tunggu aja surut"  Pinter banget jawabannya bang!, bahkan gue mau jagoin lo jadi presiden mendatang......
NOT!!

Seperti  paparan Al Gore di An Inconveniant Truth mengenai pemanasan global

OLD HABIT + OLD TECHNOLOGY = Predictable Cause

OLD HABIT = nyampah di kali, bangunan di puncak, Building tanpa daerah resapan

OLD TECHNOLOGY
= Bukannya buat sungai berbelok (memperbesar area resapan) malah kerukin aja terus tuh Kanal, bego kan? kalo kanal makin dalam dari laut? bukannya malah jadi aliran balik dari laut ke darat?


Sekali lagi emang Solusi trivial juga akhirnya sih,
Se-trivial mikirin si gadis merunduk-padi....





Ah, ga penting semua! tapi kenapa juga gue tulis

January 30, 2007

Pauli, Lo benar

Pernah merasa aneh kan saat  lagi di lift, cuman berdua lo dan stranger, pasti lo ato ngga dia mengambil  posisi tidak saling mendekat,  at least saling cari pojokan.

Kemudian jika naik kendaraan umum yang tidak pake nomor kursi, cenderung untuk cari kursi yang masih belum ada yang duduk pas disamping lo.


Beberapa  temen gue sempat gue tanyain dan jawaban yang di berikan cenderung sama dengan yang gue pikirin, mending cari kursi kosong.
Intinya ga mau menimbulkan tanda tanya dikepala stranger itu. Meski stranger itu cewek cakep (itu mah lo aja yang ga nyali deketin)

"ih, kenapa juga ga duduk di bangku sana, kan masih kosong"

ato

"Ni orang maunya apa sih, nyopet ato  gatel?"

Kira kira begitu orang akan bersuara dalam benaknya.

Ternyata, asal muasal perilaku manusia kayak begitu  diperoleh dari prinsip eksklusif Pauli  mengenai kebiasaan elektron mengisi orbit pada atom.
Jika Kursi di kendaraan umum tersebut dapat digambarkan sebagai kotak kotak dan penumpang digambarkan sebagai  electron dapat digambarkan:

Urutan_2

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.
.
.
.

.
.
.
.
.
.
Kalo Kata Bang Pauli* dari teorinya dia sih, butuh energi lebih gede untuk duduk deket deketan, jadi si electron cenderung untuk duduk dibangku yang masih kosong.

.
.

"hmmm, Artinya Gue butuh tenaga yang lebih besar kalo kenalan ama orang baru" *monolog sambil mainkan dinamika mata ala sinetron punjabi*







*Bang Pauli ini menelorkan  teori spinnya atom dan  electron dan memperkuat dari  semua teori kimia

January 29, 2007

Susahnya untuk bahagia: Hoobastank stands for nothing

No795_1Gue sudah menemukan salah satu cara mencari ceruk-ceruk kebahagiaan diantara bosen menyedihkan keras asemnya hidup didunia realita ini, nonton konser Rock!

Cukup lama juga akhirnya ada panggung rock kembali hidup setelah tahun lalu travel warning keluar mulu.
Biasanya setelah keluar nonton konser rock, emosi meluap luap, capek tapi senang  yang membuat langkah jadi ringan *apa sih?*

Tepatnya no string's attached. Lelah juga coy bersikap santun menjaga perasaan orang &  bicara sopan. Hanya dunia Rock yang menawarkan 'pembebasan' dari ikatan itu semua (menurut gue)

Karena itu lah gue berangkat nonton Hoobastank  sabtu kemaren. Dimulai dari minggu lalu ngajak sana sini, ternyata ga ada yang mau ikut selain si sakses ya anak kakak ini.

"ngapain lo nonton sekorpayen baru?" (spelling-nya scorpion, band tua asal german cuman karena keki banget ama lagunya maka dipanggil begitu).
"crowd-nya abg"
"aksi panggung ga nembak"

banyak deh yang menyarankan untuk mengurungkan niat berangkat nonton, belum lagi temen temen yang udah berkeluarga lebih memilih untuk 'memanjat' istri-nya (pohon kalee dipanjat) daripada berkeringat di tengah crowd. But, gue gituuu, keukeuh untuk mendapatkan kebebasan through the rock n roll world, selain itu gue tau kok mayoritas lagunya.

Langsung ke cerita, Band langsung ngegebrak dg lagu keras dan ditengah lagu tiba tiba Dan Estrin gitarisnya berlari  memberi tendangan terbang buat ampli monitor yang memang sejak menit awal, kepalanya udah geleng geleng. Aseli tuh band kayak band amatiran banget, Doug Robb yang sedang merem melek nyanyi tanpa bunyi gitaran tiba tiba di bangunin ama Dan untuk meng-cut lagu pertama.

Udah deh, sisanya boring, bahkan menyedihkan lagi, itu band naikin mood crowd dengan ngebawain lagu livin' on a prayer-nya  Bon Jovi. Sukses emang membuat crowd liar, tapi kasian kan band dengan 3 album dan punya lagu anthem, one hit wonder "the Reason" yang nge-hit banget tahun 2003-an ternyata masih  ngandalin lagu orang lain.

Kostum panggung? amit amit deh, I know, tipe band beraliran Nu-metal seperti hoobastank a.k.a sekorpayen pasti se-casual mungkin, but please, not that casual! celana pendek tidur gue aja masih lebih bagus dari gitarisnya yang saat itu make' celana pendek.

Joko_anwar356
















.

.

.
.
Akhirnya gue pulang dengan kecewa. Ceruk kebahagian yang gue cari dari Hoobastank ga dapat (tau ga lo, namanya ga ada arti apapun, setidak berartinya aksinya malam itu).


Tapi kalo dibilang kecewa banget ya nggak juga, Gue masih terhibur kok melihat kelakuan teman gue yang  nonton bareng ini, dengan fluent-nya dia ga ngajak ngomong  artis artis muda yang berdiri didepannya berharap dapat main difilm-nya, Natural born sengak *lol*